Dilihat: 0 Penulis: Editor Situs Waktu Publikasi: 15-02-2024 Asal: Lokasi
Akselerasi dan deselerasi
Beban yang diangkut melalui jalan darat, kereta api atau laut semuanya terkena gaya luar karena percepatan, perlambatan dan perubahan arah seperti mengambil tikungan.
Gaya-gaya ini akan berusaha menggerakkan satuan beban searah dengan gaya tersebut. Misalnya, muatan pada truk yang sedang melaju kencang akan mendapat gaya ke arah belakang truk dan bisa terjatuh jika tidak diamankan.
Muatan akan terkena gaya selama pengangkutan yang akan mencoba menggerakkannya ke depan, ke belakang, ke samping dan, dalam beberapa situasi ekstrim, secara vertikal.

Pergerakan selama transportasi laut

G-force
Pergerakan suatu beban umumnya disebabkan oleh 2 gaya yaitu percepatan dan perlambatan.
Gaya G pada beban merupakan akibat pergerakan kapal pada saat perlambatan percepatan, belokan atau melalui pergerakan kapal akibat pengaruh gelombang.
Di bawah pengaruh gaya-gaya ini, beban akan bergerak searah dengan gaya G.
G-force berbeda tergantung pada arah gerakan.
cara transportasi |
Ke depan |
Ke belakang |
Ke samping |
Transportasi jalan raya |
0.8 |
0.5 |
0.5 |
Transportasi laut |
1 |
1 |
1 |
Transportasi kereta api t |
1-4 |
1-4 |
0.5 |

sebesar 0,5 G ke samping Akselerasi pada angkutan jalan raya sama dengan kemiringan 30°.
G-force pada kereta api dapat mencapai nilai hingga 4-G, dengan melakukan shunting pada gerbong kereta api.
Gesekan
Gesekan antara beban dengan lantai pembawa juga mempunyai pengaruh terhadap pergerakan beban. Setiap kombinasi lantai beban/pembawa (misalnya kayu di atas kayu atau logam di atas kayu).
mempunyai nilai gesekan yang berbeda-beda. Nilai ini merupakan indikasi seberapa mudah suatu beban dapat mulai bergerak.
Misalnya: Gesekan per kombinasi material ditampilkan sebagai koefisien gesekan (µ). Nilai 1 menunjukkan tidak ada gerak, dan nilai 0 berarti gerak bebas tanpa adanya gaya gesek.
Beberapa contoh:
Bahan |
Kering |
Basah |
Berminyak |
kayu / kayu |
0,20 – 0,50 |
0,20 – 0,25 |
0,05 – 0,15 |
logam/kayu |
0,20 – 0,50 |
0,20 – 0,25 |
0,02 – 0,10 |
logam / logam |
0,10 – 0,25 |
0,10 – 0,20 |
0,01 – 0,10 |

Easygu Antislipmat µ 0,60